Selasa, 07 September 2010 - 12:50:43 WIB
Pengemis Buta
Diposting oleh : eric
Kategori: Motivasi - Dibaca: 2265 kali

Seorang pengemis buta duduk bersila di teras sebuah supermarket. Sebuah kaleng bekas berdiri tegak di depannya, berharap mampu menampung uang receh yang dijatuhkan pengunjung dermawan. Sedangkan kedua tangannya memegang sebuah papan yang bertuliskan ''Saya buta, kasihanilah saya.''. Sayangnya, saat itu hanya ada beberapa keping uang receh di dalam kalengnya.

Seorang pria yang kebetulan lewat di depannya merasa iba, merogoh sakunya, mengeluarkan beberapa keping uang receh dan memasukkannya ke dalam kaleng anak itu. Sejenak ia memperhatikan tulisan yang terpampang pada papan. Dahinya pun bergerak-gerak memikirkan sesuatu. Lalu pria itu meminta papan yang dibawa anak itu, membaliknya, dan menuliskan beberapa kata di atasnya. Sambil tersenyum, ia mengembalikannya dan pergi meninggalkan anak tersebut.

Sepeninggal pria itu, uang recehan pengunjung supermarket mulai mengalir lebih deras ke dalam kaleng anak itu. Kurang dari satu jam, kaleng anak itu sudah hampir penuh. Sebuah rejeki yang luar biasa bagi anak itu.

Beberapa waktu kemudian pria itu kembali menemui si anak yang sangat berterima kasih kepadanya tersebut. Ketika sang anak menanyakan tentang apa yang ditulisnya, pria itu menjawab, ''Saya menulis, 'Hari yang sangat indah, tapii saya tidak bisa melihatnya.' Saya hanya ingin mengutarakan betapa beruntungnya orang masih bisa melihat. Saya tidak ingin pengunjung memberikan uangnya hanya sekedar kasihan sama kamu. Saya ingin mereka memberi atas dasar terima kasih karena telah diingatkan untuk selalu bersyukur. ''

Pria itu melanjutkan kata-katanya, ''Selain untuk menambah penghasilanmu, saya ingin memberi pemahaman bahwa ketika hidup memberimu 100 alasan untuk menangis, tunjukkanlah bahwa masih ada 1000 alasan untuk tersenyum.''


Ada yang punya cerita inspirasi yang pengen dibagikan? bisa dikirimkan ke ericdesign-jogja.com (email: eric_eryanto@ymail.com)


diedit dari artikel di ceritainspirsidotnet





Baca juga artikel berikut:


 
  Facebook  
  30 Komentar  
  Google+