Minggu, 22 Agustus 2010 - 13:39:45 WIB
Prinsip Menyusun Elemen Rupa Disain Grafis
Diposting oleh : eric
Kategori: Disain Grafis - Dibaca: 3381 kali


Brow.. Jika kamu seorang desainer grafis tentunya  perlu memahami bagaimana mengorganisasikan elemen-elemen yang ada, supaya menjadi sebuah karya yang bermutu. Nah.. pengorganisasian elemen-elemen visual ini (seperti titik, garis, warna, ruang dan tekstur) akan menjadi satu kesatuan yang harmonis (Niramana). Jadi, Nirmana dapat juga diartikan sebagai hasil angan-angan dalam bentuk dwimatra, trimatra yang harus mempunyai nilai keindahan.

Elemen seni rupa ada 4 bagian berdasarkan bentuknya:

Titik, merupakan bentuk kecil yang tidak mempunyai dimensi. Raut titik yang paling umum adalah bundaran sederhana, mampat, tak bersudut dan tanpa arah.

Garis, merupakan suatu hasil goresan nyata dan batas limit suatu benda, ruang, rangkaian masa dan warna.

Bidang, bidang adalah suatu bentuk pipih tanpa ketebalan, mempunyai dimensi pajang, lebar dan luas; mempunyai kedudukan, arah dan dibatasi oleh garis.

Gempal, gempal adalah bentuk bidang yang mempunyai dimensi ketebalan dan kedalaman.

Ada prinsip-prinsip yang perlu digunakan untuk menyusun bentuk-bentuk di atas (tapi tidak bersifat mutlak) yang sangat membantu menciptakan karya yang baik, yaitu:

Ruang Kosong (White Space)
Ruang kosong dimaksudkan agar karya tidak terlalu padat dalam penempatannya pada sebuah bidang dan menjadikan sebuah obyek menjadi dominan.

Kejelasan (Clarity)
Kejelasan atau clarity mempengaruhi penafsiran penonton akan sebuah karya. Bagaimana sebuah karya tersebut dapat mudah dimengerti dan tidak menimbulkan ambigu/ makna ganda.

Kesederhanaan (Simplicity)
Kesederhanaan menuntut penciptaan karya yang tidak lebih dan tidak kurang. Kesederhanaan sering juga diartikan tepat dan tidak berlebihan. Pencapaian kesederhanaan mendorong penikmat untuk menatap lama dan tidak merasa jenuh.

Emphasis (Point of Interest)
Emphasis atau disebut juga pusat perhatian, merupakan pengembangan dominasi yang bertujuan untuk menonjolkan salah satu unsur sebagai pusat perhatian sehingga mencapai nilai artistic.

Bagaimana brow... adakah yang menemukan prinsip-prinsip lain..? ayo bagi-bagi ilmunya :)




Baca juga artikel berikut:


 
  Facebook  
  99 Komentar  
  Google+